Logo Yayasan Sasmito Adi Yayasan Sasmito AdiSejak 2000

Beranda › Berita & Artikel › SD S Sekar Adi

SD S Sekar Adi

Setiap Anak Berhak Dapat Kesempatan yang Sama: Makna Tes Kemas di SD S Sekar Adi

Oleh Tim Multimedia SDSA1 menit baca
Siswa SD S Sekar Adi mengerjakan kegiatan prakarya di dalam kelas

Pendidikan adalah hak dasar setiap anak, bukan kompetisi yang diukur dari lembar soal semata. Sayangnya, tak sedikit sekolah yang menjadikan tes masuk sebagai alat menyaring siswa “pintar” dan menolak siswa yang nilainya dianggap kurang.

Padahal, penolakan calon siswa idealnya hanya didasari oleh keterbatasan kuota kapasitas atau kesesuaian fasilitas—seperti anak dengan kebutuhan khusus yang membutuhkan penanganan profesional di sekolah inklusi—bukan karena dinilai kalah bertanding secara akademis.

Berangkat dari prinsip tersebut, SD S Sekar Adi menerapkan Tes Kesiapan Masuk (Kemas) dengan konsep yang berbeda. Tes Kemas bukan alat kelayakan untuk menentukan diterima atau tidaknya seorang anak, melainkan instrumen untuk memetakan pengajaran.

Sesi Tes Kemas terbagi menjadi dua rangkaian utama:

  • Kegiatan Anak: Dikemas secara interaktif dan menyenangkan menyerupai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kelas untuk memetakan gaya belajar, potensi, dan kesiapan emosional anak secara alami.
  • Wawancara Orang Tua: Wadah dialog hangat antara pihak sekolah dan orang tua untuk menyelaraskan pola asuh, persepsi, serta ekspektasi pendampingan belajar anak di rumah dan di sekolah.
Video Tes Kemas SD S Sekar Adi

Setiap anak berhak mendapatkan hak belajar yang sama. Kecerdasan tidak semata-mata diukur dari angka akademis, dan SD S Sekar Adi siap bermitra dengan orang tua untuk mendampingi tumbuh kembang anak sesuai potensinya.